Pemkab Buol Genjot SPM di Tengah Efisiensi Anggaran 2026

Buol, CumaNesia.com – Pemerintah Kabupaten Buol menggelar rapat koordinasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang dirangkaikan dengan penyusunan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bappeda–Litbang Kabupaten Buol, Rabu (4/2/2026).

Example 300x600

Rapat koordinasi diikuti Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Buol , Moh. Yamin Rahim bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Bappeda–Litbang, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Pertanian, Satpol PP, hingga perangkat daerah terkait lainnya.

Kepala Bappeda–Litbang Kabupaten Buol, Satar Badang menyampaikan, rakor ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen lintas OPD dalam pemenuhan SPM.

Hal ini penting mengingat tahapan penyusunan RKPD 2027 akan segera dimulai, sehingga program prioritas pembangunan harus benar-benar menyentuh kebutuhan pelayanan dasar masyarakat.

Penjabat Sekda Kabupaten Buol, Moh. Yamin Rahim menegaskan, pemenuhan SPM tidak boleh dimaknai semata sebagai pembangunan fisik.

“Kualitas layanan publik menjadi fokus utama, khususnya di sektor kesehatan. Penanganan stunting masih menjadi tantangan serius di tengah keterbatasan tenaga medis, fiskal daerah, serta pembiayaan BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Di sektor infrastruktur, kata Yamin, pemerintah daerah diarahkan untuk lebih memprioritaskan perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur yang telah ada melalui perencanaan teknis yang matang, agar pelayanan publik berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Meski berada dalam masa transisi pemerintahan dan kebijakan efisiensi anggaran Tahun 2026, Pemkab Buol optimistis mampu meningkatkan capaian SPM secara bertahap dari peringkat 7 menuju peringkat 5 atau 4,” sebutnya.

Dia berharap, melalui kerja terintegrasi dan berorientasi hasil, peningkatan kualitas pelayanan dasar diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.***

Example 300x600