Buol, CumaNesia.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Paleleh menjadi panggung penting bagi arah pembangunan Kabupaten Buol tahun 2027.
Total 1.173 usulan dari 11 kecamatan masuk melalui SIPD-RI, dengan Paleleh menyumbang 115 kegiatan prioritas.
Di tengah capaian pertumbuhan ekonomi 2,54 persen dan gini ratio yang turun ke angka 0,231, Kabupaten Buol masih dihadapkan pada tantangan serius: angka kemiskinan 13,08 persen dan prevalensi stunting 36,9 persen.
Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, secara tegas mengingatkan agar Musrenbang tidak hanya menjadi rutinitas tahunan tanpa dampak nyata.
“Anggaran harus disiplin dan efisien. Fokus pada sektor produktif dan program yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Bupati Buol, H Risharyudi Triwibowo, saat membuka Musrenbang Kecamatan Paleleh, Selasa (24/2/2026) di BPU Kecamatan Paleleh.
Bupati juga menekankan pentingnya dukungan penuh terhadap program nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, cek kesehatan gratis, ketahanan pangan, dan pengendalian inflasi..
Menurutnya, keseriusan daerah menjalankan program nasional akan berpengaruh terhadap besaran dana transfer pusat.
Tak hanya itu, Pemkab Buol juga menggulirkan program strategis daerah seperti Buol Terang untuk pemerataan listrik, penguatan SDM melalui PSDKU (PGSD dan Administrasi Pemerintahan), hingga BLK “Buol Hebat” yang telah membuka peluang pelatihan vokasi dan magang kerja ke Jepang.
Musrenbang Paleleh ditutup dengan pembahasan teknis usulan program guna memastikan RKPD 2027 benar-benar responsif, terukur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.***






