Poso, CumaNesia.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Poso mulai melakukan penataan ulang kawasan pertokoan sebagai bagian dari pembangunan kompleks pertokoan modern yang ditargetkan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di Kota Poso. Tahap awal pembangunan ditandai dengan pengosongan petak-petak ruko lama, Rabu (17/12/2025).
Proses pengosongan dilakukan melalui pemindahan barang dagangan para pedagang ke lokasi sementara yang telah disiapkan pemerintah, yakni Pasar Tradisional Modern (PTM) Poso.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Poso, Ir. Heningsih Tampai, mengatakan para pedagang menunjukkan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah daerah dalam menata kawasan perdagangan menuju konsep yang lebih modern dan tertata.
“Kami mengapresiasi kesadaran dan kerja sama para pedagang yang turut menyukseskan proses relokasi ini. Dukungan tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Poso dalam mewujudkan Kabupaten Poso yang semakin maju,” ujarnya.
Menurut Heningsih, pembangunan kompleks pertokoan modern ini merupakan bagian dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Poso, yang berorientasi pada penguatan ekonomi daerah.
“Kami berharap proyek ini dapat memberikan dampak nyata bagi perkembangan ekonomi lokal,” tuturnya.
Selain menjadi ikon baru sektor perdagangan, lanjut Sekkab, keberadaan kawasan pertokoan modern juga diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendorong pertumbuhan sektor perdagangan dan jasa secara signifikan.
“Kawasan ini diharapkan menjadi magnet baru bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah. Dengan desain kawasan yang modern, aktivitas ekonomi akan berlangsung lebih nyaman dan menarik,” imbuhnya.
Dari sisi infrastruktur, pemerintah daerah memastikan pembangunan dilakukan secara bertahap dan terukur agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi para pedagang yang telah direlokasi.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dengan para pedagang selama proses pembangunan berlangsung. Hal ini penting agar program berjalan sesuai dengan harapan bersama,” ungkap Heningsih.
Pemda Poso juga menegaskan akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan hingga kompleks pertokoan tersebut beroperasi secara penuh.
“Kami berharap pembangunan ini menjadi tonggak baru pertumbuhan ekonomi Kota Poso dan semakin memperkuat posisi daerah sebagai pusat perdagangan di wilayah sekitarnya,” tandasnya.
ISHAQ












