Poso  

Bulog Poso Sidak Pasar, Pedagang Nakal Terancam Ditindak


Poso, CumaNesia.com– Perum Bulog Kantor Cabang Poso bersama Satgas Pangan dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Poso menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar dan toko penjual beras, Jumat (30/10/2026).

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), termasuk praktik pengemasan ulang beras subsidi.


Pemimpin Cabang Bulog Poso, Muh. Chaidir Fitriawan, menegaskan pengawasan tersebut bertujuan memastikan bantuan stabilisasi pangan pemerintah benar-benar dinikmati masyarakat, bukan menjadi celah keuntungan berlebihan bagi pedagang.


“Kami turun langsung bersama Satgas Pangan dan DKP untuk memastikan beras SPHP dan Minyakita dijual sesuai ketentuan. Tidak boleh ada pedagang yang menaikkan harga seenaknya demi keuntungan pribadi,” tegas Chaidir.


Dalam sidak tersebut, petugas memeriksa harga jual, ketersediaan stok, serta dokumen penerimaan pasokan dari Bulog. Pedagang juga diingatkan agar mematuhi ketentuan harga yang berlaku. Temuan pelanggaran akan ditindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan.


Chaidir juga menyoroti praktik pengemasan ulang atau repacking beras SPHP menggunakan kemasan lain. Menurutnya, mitra penyalur wajib mempertahankan kemasan resmi Bulog agar identitas, berat, kualitas, dan harga produk tetap terjamin.


“Kami tidak membenarkan pengemasan ulang beras SPHP. Beras harus dijual menggunakan kemasan resmi sesuai ketentuan. Ini penting untuk mencegah penyimpangan dan melindungi konsumen,” ujarnya.


Sementara itu, Satgas Pangan Kabupaten Poso memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara rutin maupun mendadak. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga, mencegah penyimpangan distribusi, serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.