Poso, CumaNesia.com – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kabupaten Poso menggelar silaturahmi dan dialog bersama Anggota DPRD Kabupaten Poso sebagai langkah strategis memperkuat komunikasi antara dunia akademik dan lembaga legislatif daerah. Kegiatan ini menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus menegaskan peran kampus dalam mendorong demokrasi lokal yang sehat.
Dialog tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Poso Semuel Munda, Anggota DPRD Muhammad Ramadhan Maulana, pimpinan STAI Poso, unsur pemerintah kelurahan, civitas akademika, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Poso. Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan komitmen bersama membangun dialog terbuka dan konstruktif.
Ketua DPRD Poso Semuel Munda menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dan dunia akademik. Menurutnya, kampus memiliki posisi strategis sebagai pusat lahirnya gagasan kritis yang dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan daerah yang responsif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Perguruan tinggi adalah ruang intelektual yang melahirkan ide-ide segar. Ini sangat penting bagi DPRD dalam menyusun kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan publik,” ujar Semuel Munda dalam sambutannya.
Dalam kesempatan yang sama, Samuel Munda juga memberikan penekanan serius terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, khususnya kepada mahasiswa KKN STAI Poso. Ia mengingatkan bahwa narkoba bukan hanya merusak masa depan individu, tetapi juga menghancurkan tatanan keluarga dan sosial.
“Jangan pernah coba-coba dengan narkoba. Dampaknya bukan hanya pada diri sendiri, tapi juga keluarga. Itu sama saja dengan mengubur keluarga Anda di dalam tanah,” tegasnya, disambut perhatian serius para mahasiswa.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Poso Muhammad Ramadhan Maulana menilai dialog antara DPRD dan civitas akademika perlu diperluas dan dilakukan secara berkelanjutan. Ia menyebut mahasiswa dan akademisi memiliki peran penting sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam pengawasan sosial serta penguatan demokrasi di tingkat lokal.
Muhammad Ramadhan juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan STAI Poso. “Ini niat kami agar STAI Poso bisa terus berkembang. Inilah wujud kehadiran pemerintah. Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah,” ujarnya.
Wakil Ketua I STAI Poso, Dr. Ibrahim Ismail, S.Ag., M.H.I, menyambut baik dialog tersebut dan menilai kehadiran DPRD sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan dan peran mahasiswa dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan komitmen STAI Poso dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter.
“Kami berkomitmen mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan sosial,” tegas Ibrahim.
Melalui kegiatan ini, STAI Kabupaten Poso dan DPRD Kabupaten Poso menegaskan komitmen bersama untuk terus membangun sinergi. Penguatan pendidikan, partisipasi mahasiswa, dan dialog berkelanjutan diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan Poso yang maju, damai, dan berkeadilan.
(Ishaq)






